Saudara istri saya terkena Bell’s Palsy. Dia sudah sembuh setelah melalui terapi rutin. Bagi yang belum pernah mendengar, Bell’s Palsy merupakan kelumpuhan sementara. Mungkin Anda pernah mendengar Rano Karno terkena Bell’s Palsy karena AC mobil. Atau dalam kasus saudara istri saya, dokter mengatakan karena terlalu sering berada di depan komputer. Saya tergolong sering menghabiskan waktu di depan komputer dan mendengar ini membuat saya sedikit cemas. Karena saya skeptis, saya coba googling. Saya kutip dari sumber yang kredibel, National Institue of Neurological Disorders and Stroke (NINDS). Berikut rangkuman Fact Sheet-nya:

Apa itu Bell’s Palsy

Bentuk kelumpuhan sementara di area wajah.

Gejala Bell’s Palsy

Gejala bervariasi. Mulai dari melemahnya otot sampai lumpuh total. Gejala ini meliputi berkedut, letih, lumpuh di sebelah atau (cukup jarang) keselurahan wajah. Gejala lainnya meliputi turunnya kelopak mata dan ujung mulut, “ngeces”, keringnya mata atau mulut, terganggunya indra perasa, dan keluarnya air mata berlebihan dari salah satu mata.

Penyebab Bell’s Palsy

Tidak diketahui. Beberapa ilmuwan percaya virus dari keluarga herpes adalah penyebabnya. Untuk lebih lengkap silahkan baca tautan di atas dan Wikipedia.

Kesimpulan

Tidak ada penyebutan AC dan berada di depan komputer dalam waktu lama menjadi penyebabnya 😉. Meskipun gejalanya terlihat seperti stroke, Bell’s Palsy bersifat sementara. Tetap pastikan untuk membawanya ke dokter ahli saraf dan ikuti terapinya secara rutin.